Hadapi KUHP Baru 2026, Bapas Kelas II Pati Perkuat Peran BKO bagi Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan

Bapas Pati, Monitor-Online.My.Id  – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pati menyelenggarakan kegiatan Penguatan Peran Bantuan Kendali Operasi (BKO) bagi Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemasyarakatan, khususnya dalam menghadapi implementasi KUHP Baru 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Bapas Pati ini bertujuan membentuk Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan yang profesional, tangguh, dan berintegritas dalam mendukung tugas serta fungsi pembimbingan kemasyarakatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Karesidenan Pati, yakni Lapas Kelas II B Purwodadi, Rutan Kelas II B Rembang, Rutan Kelas II B Blora, Rutan Kelas II B Jepara, dan Rutan Kelas II B Kudus. Kehadiran para petugas dari berbagai satuan kerja ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi dan koordinasi antarunit guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang optimal dan berorientasi pada pembinaan.

Dalam sambutannya, Kepala Bapas Pati, Ari Adi Kurniawan, menegaskan bahwa peran BKO sangat penting dalam mendukung kinerja Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya pada pelaksanaan pendampingan, pembimbingan, dan pengawasan klien pemasyarakatan.

Melalui penguatan peran BKO, diharapkan para Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan mampu memahami tugas dan tanggung jawabnya secara utuh, bekerja sesuai standar operasional prosedur, serta menjunjung tinggi nilai profesionalisme dan integritas.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi terkait kebijakan pemasyarakatan terkini, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pembimbingan kemasyarakatan dan dukungan BKO di lapangan. Selain itu, para petugas dibekali pemahaman mengenai tantangan tugas ke depan yang menuntut kesiapan mental, ketangguhan, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi dinamika permasalahan klien pemasyarakatan.

Melalui diskusi dan pemaparan materi, seluruh peserta diajak meningkatkan kapasitas diri, memperkuat etika kerja, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga integritas sebagai aparatur pemasyarakatan. Sinergi antara Bapas, Lapas, dan Rutan di wilayah Karesidenan Pati diharapkan semakin solid sehingga pelaksanaan tugas pembimbingan kemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel.

Dengan diselenggarakannya kegiatan Penguatan Peran BKO ini, Bapas Pati berharap seluruh Pembantu Pembimbing Kemasyarakatan mampu menjalankan perannya secara optimal, profesional, dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, serta berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan ke tengah masyarakat.

Khnza Haryati

Bagikan: